Saturday, March 29, 2014

SOFTSKILL - TOU 2

PERAN KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

1.      Pengertian Komunikasi
       Komunikasi berasal dari bahasa latin “communis” atau ‘common” dalam Bahasa Inggris yang berarti sama. Berkomunikasi berarti kita berusaha untuk mencapai kesamaan makna, “commonness”. 
       Manusia di dalam kehidupannya harus berkomunikasi, artinya memerlukan orang lain dan membutuhkan kelompok atau masyarakat untuk saling berinteraksi. Hal ini merupakan suatu hakekat bahwa sebagian besar pribadi manusia terbentuk dari hasil integrasi sosial dengan sesama dalam kelompok dan masyarakat.
2.      Pengertian Organisasi
Interaksi dan kerja sama ini akan terus berkembang dengan teratur sehingga membentuk wadah yang disebut dengan organisasi. Interaksi atau hubungan antar individu-individu dan kelompok/tim dalam setiap organisasi akan memunculkan harapan-harapan yang kemudian akan menimbulkan peranan-peranan tertentu yang harus diemban oleh masing-masing individu untuk mewujudkan visi, misi, dan tujuan organisasi/kelompok.
3.      Peran Komunikasi dalam Organisasi
Komunikasi dalam organisasi adalah komunikasi di suatu organisasi yang dilakukan pimpinan, baik dengan para karyawan maupun dengan khalayak yang ada kaitannya dengan organisasi, dalam rangka pembinaan kerja sama yang serasi untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi (Effendy,1989: 214). Manajemen sering mempunyai masalah tidak efektifnya komunikasi. Padahal komunikasi yang efektif sangat penting bagi para manajer, paling tidak ada dua alasan, pertama, komunikasi adalah proses melalui mana fungsi-fungsi manajemen mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan dapat dicapai; kedua, komunikasi adalah kegiatan dimana para manejer mencurahkan sebagian besar proporsi waktu mereka. Proses Komunikasi memungkinkan manejer untuk melaksanakan tugas-tugas mereka. Informasi harus dikomunikasikan kepada stafnya agar mereka mempunyai dasar perencanaan, agar rencana-rencana itu dapat dilaksanakan. Pengorganisasian memerlukan komunikasi dengan bawahan tentang penugasan mereka. Pengarahan mengharuskan manejer untuk berkomunikasi dengan bawahannya agar tujuan kelompo dapat tercapai. Jadi seorang manejer akan dapat melaksanakan fungsi-fungsi manajemen melalui interaksi dan komunikasi dengan pihak lain. Sebahagian besar waktu seorang manejer dihabiskan untuk kegiatan komunikasi, baik tatap muka atau melalui media seperti Telephone, Hand Phone dengan bawahan, staf, langganan dsb. Manejer melakukakan komunikasi tertulis seperti pembuatan memo, surat dan laporan-laporan.
jadi yang dimaksud dengan Komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penerimaan berbagai pesan organisasi di dalam kelompok formal maupun informal dari suatu organisasi (Wiryanto, 2005). Komunikasi formal adalah komunikasi yang disetujui oleh organisasi itu sendiri dan sifatnya berorientasi kepentingan organisasi. Isinya berupa cara kerja di dalam organisasi, produktivitas, dan berbagai pekerjaan yang harus dilakukan dalam organisasi. Misalnya: memo, kebijakan, pernyataan, jumpa pers, dan surat-surat resmi. Adapun komunikasi informal adalah komunikasi yang disetujui secara sosial. Orientasinya bukan pada organisasi, tetapi lebih kepada anggotanya secara individual.

Fungsi Komunikasi dalam Organisasi
     Dalam suatu organisasi baik yang berorientasi komersial maupun sosial, komunikasi dalam organisasi atau lembaga tersebut akan melibatkan empat fungsi, yaitu:
a)      Fungsi informatif
Organisasi dapat dipandang sebagai suatu sistem pemrosesan informasi (information-processing system).  Maksudnya, seluruh anggota dalam suatu organisasi berharap dapat memperoleh informasi yang lebih banyak, lebih baik dan tepat waktu. Informasi yang didapat memungkinkan setiap anggota organisasi dapat melaksanakan pekerjaannya secara lebih pasti informasi pada dasarnya dibutuhkan oleh semua orang yang mempunyai perbedaan kedudukan dalam suatu organisasi.  Orang-orang dalam tataran manajemen membutuhkan informasi untuk membuat suatu kebijakan organisasi ataupun guna mengatasi konflik yang terjadi di dalam organisasi.  Sedangkan karyawan (bawahan) membutuhkan informasi tentang jaminan keamanan, jaminan sosial dan kesehatan, izin cuti dan sebagainya.
b)      Fungsi Regulatif
Fungsi regulatif ini berkaitan dengan peraturan-peraturan yang berlaku dalam suatu organisasi.  Pada semua lembaga atau organisasi, ada dua hal yang berpengaruh terhadap fungsi regulatif ini, yaitu:
*          Atasan atau orang-orang yang berada dalam tataran manajemen yaitu mereka yang memiliki kewenangan untuk mengendalikan semua informasi yang disampaikan.  Disamping itu mereka juga mempunyai kewenangan untuk memberikan instruksi atau perintah, sehingga dalam struktur organisasi kemungkinan mereka ditempatkan pada lapis atas (position of authority) supaya perintah-perintahnya dilaksanakan sebagaimana semestinya.  Namun demikian, sikap bawahan untuk menjalankan perintah banyak bergantung pada:
a.       Keabsahan pimpinan dalam penyampaikan perintah.
b.      Kekuatan pimpinan dalam memberi sanksi.
c.       Kepercayaan bawahan terhadap atasan sebagai seorang pemimpin sekaligus sebagai pribadi.
d.      Tingkat kredibilitas pesan yang diterima bawahan.
         Berkaitan dengan pesan atau message.  Pesan-pesan regulatif pada dasarnya berorientasi pada kerja.  Artinya, bawahan membutuhkan kepastian peraturan-peraturan tentang pekerjaan yang boleh dan tidak boleh untuk dilaksanakan.
c)      Fungsi Persuasif
Dalam mengatur suatu organisasi, kekuasaan dan kewenangan tidak akan selalu membawa hasil sesuai dengan yang diharapkan.  Adanya kenyataan ini, maka banyak pimpinan yang lebih suka untuk mempersuasi bawahannya daripada memberi perintah.  Sebab pekerjaan yang dilakukan secara sukarela oleh karyawan akan menghasilkan kepedulian yang lebih besar dibanding kalau pimpinan sering memperlihatkan kekuasaan dan kewenangannya.
d)     Fungsi Integratif
Setiap organisasi berusaha menyediakan saluran yang memungkinkan karyawan dapat dilaksanakan tugas dan pekerjaan dengan baik.  Ada dua saluran komunikasi formal seperti penerbitan khusus dalam organisasi tersebut (newsletter, buletin) dan laporan kemajuan oraganisasi; juga saluran komunikasi informal seperti perbincangan antarpribadi selama masa istirahat kerja, pertandingan olahraga ataupun kegiatan darmawisata.  Pelaksanaan aktivitas ini akan menumbuhkan keinginan untuk berpartisipasi yang lebih besar dalam diri karyawan terhadap organisasi.
4.      Unsur – Unsur Komunikasi
Dalam proses komunikasi ada tiga unsur yang mutlak harus dipenuhi karena merupakan suatu bentuk kesatuan yang utuh dan bulat . Bila salah satu unsur tidak ada , maka komunikasi tidak akan pernah terjadi . Dengan demikian , setiap unsur dalam komunikasi itu memiliki hubungan yang sangat erat dan slaing ketergantungan satu dengan lainnya . Artinya , keberhasilan komunikasi ditentukan oleh semua unsur tersebut . Unsur - unsur komunikasi yaitu : 
1.                    Komunikator / pengirim / sender . Merupakan orang yang menyampaikan isi pernyataannya kepada komunikan .
2.                    Komunikan / penerima / receiver .
3.                    Saluran / media / channel .

5.      Hambatan Komunikasi

Pada sebuah proses komunikasi yang terjadi terkadang kita juga akan mengalami banyak hambatan dalam berkomunikasi. Beberapa Hambatan Komunikasi adalah :
*         Hambatan sematik
Komunikasi yang disebabkan oleh fakor bahasa yg digunakan oleh para pelaku
Komunikasi
*         Hambatan mekanik
Komunikasi yang disebabkan oleh factor elektrik, mesin atau media lainnya
*         Hambatan antropologis
Hambatan yang disebabkan oleh perbedaan pada diri manusia
*         Hambatan psikologis
Hambatan yang disebabkan oleh factor kejiwaan.


Referensi :
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/18705/1/har-jan2008-2%20(6).pdf
http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi_organisasi


PENGALAMAN BERORGANISASI

Assalamu’alaykum.. Hai! Namaku Ayu Indriati Rahayu. Kali ini saya akan share pengalaman berorganisasi saya selama ini. Berikut adalah pengalaman organisasi yang pernah saya ikuti:

1.         OSIS SMP N 09 Bekasi (2007) -  Divisi Kesenian
 Pada saat saya mendapat Divisi Kesenian ini, tugas saya adalah memperindah ruangan OSIS dengan kreasi seni dari yang saya buat hingga kreasi dari murid-murid SMP N 09 Bekasi, mengadakan acara-acara bertema kesenian, dan memberi informasi untuk acara kesenian yang ada di luar sekolah kepada seluruh murid di sekolah saya.
2.         Kelompok Ilmiah Remaja / KIR SMA N 5 Bekasi (2010) – Divisi Kaderisasi
Pada saat saya menjabat sebagai ketua divisi kaderisasi, tugas saya adalah mengawasi dan membantu anggota saya  untuk mengarsipkan data-data dari absen, kegiatan yg telah dilakukan, hingga merencanakan kegiatan yang akan mendatang. 
3.        Jurnalistik SMA N 5 Bekasi (2010)
Sewaktu saya mengikuti jurnalistik, yang saya lakukan adalah kebanyakan kegiatan di lapangan seperti hunting foto dan membuat majalah dinding, serta mengikuti kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan jurnalistik dan kesenian di dalam dan luar sekolah.
4.        Perkumpulan Kelompok Seni / PERKUSI SMA N 5 Bekasi (2011)
Sewaktu saya mengikuti PERKUSI ini yang saya lakukan adalah mengikuti kegiatan seni dan paduan suara di dalam dan di luar sekolah. Serta sering mengadakan rapat untuk membahas suatu kegiatan atau acara yang akan dibuat selanjutnya.
5.         Karang Taruna
Sewaktu saya mengikuti karang taruna yang saya lakukan adalah mengikuti kegiatan-kegiatan di komplek perumahan tempat saya tinggal, serta sering merencanakan kegiatan untuk meramaikan komplek perumahan tempat saya tinggal bersama para remaja lain yang juga mengikuti karang taruna.

Kesimpulannya, menurut saya setiap organisasi itu sama. Sama-sama memiliki struktur yang jelas dengan divisi dan tugasnya masing-masing dengan jelas, membahas suatu masalah dengan mengadakan suatu rapat dan mengarsipkan segalanya dengan rapih dan teratur. Organisasi juga mengajarkan banyak hal dan pengalaman positif dalam hidup.


Sekian pengalaman berorganisasi saya, terima kasih sudah membaca ;) 

=========================
Nama  : Ayu Indriati Rahayu
NPM   : 11112283
Kelas : 2KA27
=========================

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...